california shootingSanta Barbara-California, LiputanIslam.com — Putra seorang sutradara AS yang diduga mengalami gangguan kejiwaan melakukan pembunuhan terhadap 6 orang, Sabtu malam (24/5). Setelah melakukan aksinya, ia pun melakukan tindakan bunuh diri dengan pistolnya. Sehari sebelumnya ia mengupload video di Youtube tentang “hari pembalasan”.

Elliot Rogers (22 th) memulai aksinya dengan menikam 3 orang di kediamannya, menembak 2 wanita hingga tewas di depan sebuah klub wanita, kemudian menembak mati seorang lelaki, 2 kali terlibat tembak-menembak dengan polisi dan melukai 13 orang saat terlibat kejar-kejaran mobil dengan polisi. Demikian keterangan Bill Brown, sherif di Santa Barbara, negara bagian California, Sabtu malam.

Rodger akhirnya ditemukan di dalam mobil BMW-nya sudah menjadi mayat dengan luka tembak di kepala, di dekat kampus University of California, Santa Barbara. Diduga ia melakukan bunuh diri. Di dalam mobil yang rusak berat itu polisi menemukan 3 pucuk pistol yang memiliki ijin serta lebih dari 400 butir peluru.

Rodger adalah mantan mahasiswa Santa Barbara City College dan tinggal di Isla Vista, dimana pembunuhan berantai itu terjadi. Ayahnya, Peter Rodger, bekerja di industri film sebagai sutradara dan pernah terlibat dalam pembuatan film “The Hunger Games”, demikian keterangan jubir perusahan perfilman Lionsgate.

Sehari sebelumnya, hari Jumat (23/5), Elliot Rodger menyampaikan rencana tindakan brutalnya tersebut ke dunia maya dengan mengupload video ke Youtube. Dalam video tersebut ia mengancam akan melakukan “hari pembalasan” dengan mencaci maki para gadis yang disebutnya telah menolak dirinya “sejak masa puber”.

“Besok adalah hari perhitungan. Hari dimana saya akan melakukan pembalasan. Kau para gadis, tidak pernah tertarik padaku. Saya tidak tahu mengapa para gadis tidak tertarik padaku, namun saya akan membalasmu atas semua ini,” katanya.

Rodger diketahui telah menulis 140 halaman lembaran hidupnya dengan judul “My Twisted World”, dimulai dari masa kelahirannya hingga masa “hari pembalasan”. Dokumen tersebut berhasil didapatkan kantor berita CNN.

Akibat aksi brutal tersebut 6 orang dinyatakan tewas dan 13 luka-luka dengan rincian 8 luka tembak, 4 luka akibat tabrakan mobil tersangka dan seorang lagi karena hal lain.

“Tampak sekali bahwa ia mengalami gangguan mental yang parah,” kata Sherif Brown.(ca/cnn)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL