putinBuenos Aires, LipuatanIslam.com — Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di Argentina hari ini (12/7) dalam tur kunjungannya ke sejumlah negara Amerika Latin. Ia akan bertemu dengan Presiden Cristina Fernandez de Kirchner sebelum menandatangani perjanjian bilateral kedua negara.

Sebelumnya Putin telah berkunjung ke Kuba dan Nikaragua. Setelah berada di Argensina selama sehari, Putin akan melanjutkan turnya ke Brazil.  Selain itu Putin juga mengadakan kunjungan yang tidak direncanakan ke Nikaragua sebelum ke Argentina. Demikian laporan kantor berita Rusia TASS sebagaimana dikutip Voice of Russia, Sabtu (12/7).

Putin mendarat di bandara Managua, Nikaragua di tengah perjalanan antara Kuba dan Argentina, Sabtu (12/7). Ia disambut oleh Presiden Daniel Ortega. Namun tidak ada keterangan tentang pertemuan kedua pemimpin tersebut.

“Ada banyak hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan hubungan kita, terutama di bidang ekonomi. Namun kita memiliki basis yang baik untuk itu,” kata Putin dalam konperensi pers seusai pertemuan keduanya.

“Kami menghormati keberanian Anda dan keberanian rakyat Anda,” tambah Putin kepada Ortega, pemimpin gerilyawan kiri Sandinista yang berhasil meraih kekuasaan melalui pertempuran dan pemilu demokratis.

Rusia dan Nikaragua telah menjalin hubungan diplomatik selama 70 tahun.

Di sisi lain Ortega menyebut kunjungan Putin sebagai peristiwa bersejarah.

“Ini adalah pertama kalinya kunjungan seorang presiden Rusia di Nikaragua. Kami sangat bahagia untuk menyambut Anda di sini,” kata Ortega kepada Putin.

Ortega juga menegaskan dukungannya terhadap inisiatif Rusia bagi tercapainya perdamaian dunia.

“Kami siap untuk berpartisipasi dalam inisiatif Rusia untuk menjaga perdamaian bagi seluruh planet dan kawasan-kawasannya. Konflik-konflik hanya bisa diselesaikan dengan pendekatan-pendekatan rasional dan bukan dengan bom. Hal paling penting adalah mendengar kehendak rakyat,” kata Ortega lagi.

Delegasi yang menyertai Putin antara lain Menlu Sergei Lavrov, penasihat presiden Yuri Ushakov, dan bos BUMN minyak Rosneft Igor Sechin.

Sedangkan delegasi Nikaragua meliputi utusan khusus presiden untuk Rusia Laureano Ortega, Wakil Menlu Valdrak Jaentschek, dan Kastaf Gabungan Jendral Julio Cesar Aviles, serta bos BUMN energi Enatrel, Salvador Mansell.

Sebelumnya di Kuba, Putin berjanji kepada pemimpin-pemimpin Kuba untuk mendukung Kuba menghadapi blokade AS terhadap negara sekutu utama Rusia sejak era Perang Dingin itu.

Selain itu Putin juga menyatakan minatnya untuk menempatkan sistem telekomunikasi dan informasi GLONASS di Kuba. Putin juga menyatakan minatnya untuk membantu membangun pembangkit energi 200 megawatt untuk Kuba.

Selama kepemimpinannya, Putin telah menghapus 90% hutang Kuba kepada Rusia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL