putin baruMoskow, LiputanIslam.com — Presiden Rusia Vladimir Putin memuji perundingan nuklir Iran dalam percakapan telepon dengan PM Israel Benjamin Netanyahu hari Kamis (30/7). Demikian seperti dilaporkan kantor berita Iran Press TV.

Sebagaimana diketahui Netanyahu adalah penentang keras perundingan nuklir Iran yang dianggap hanya memberikan legitimasi kepada Iran untuk mengembangkan program nuklirnya yang menjadi ancaman bagi Israel. Sedangkan bagi Iran, perundingan itu mengakhiri segala kesulitan akibat sanksi ekonomi dan keuangan yang diterapkan Barat.

Kepada Netanyahu, Putin menyebut perundingan yang berakhir tanggal 14 Juli itu akan membawa dampak positif atas kestabilan kawasan Timur Tengah.

“Pemimpin Rusia menyatakan keyakinannya bahwa implementasi yang baik dari ‘Joint Comprehensive Plan of Action’ (kesepakatan perundingan) akan membawa dampak positif bagi keamanan dan kestabilan di Timur Tengah,” demikian pernyataan pemerintah Rusia, menyusul percakapan itu.

Sebagian besar masyarakat internasional menyambut positif perundingan itu, namun pemerintahan ‘garis keras’ Israel dan sejumlah politisi ‘neo-konservatif’ Amerika pro-Israel menentang perundingan itu. Netanyahu bahkan menyatakan dengan keras bahwa Israel tidak terikat dengan perjanjian itu dan kembali mengancam akan melakukan serangan terhadap Iran.

Di sisi lain, dalam percakapan itu Putin mengatakan kepada
Netanyahu bahwa perundingan itu justru akan memberikan jaminan bahwa Iran tidak akan menggunakan program nuklirnya bagi persenjataan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL