RUSSIA-UKRAINE-CONFLICT-CRIMEA-PUTINMoskow, LiputanIslam.com — Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Selasa (18/8) melakukan penyelaman dengan kendaraan khusus di Laut Hitam untuk melihat reruntuhan kapal kuno yang tenggelam di lepas pantai Sevastopol.

Putin berada di bawah permukaan air selama 45 menit dalam kunjungan ke bangkai kapal kekaisaran Byzantine yang baru ditemukan itu.

“Ada banyak benda terlihat di sana, seperti amphora (kendi penyimpan anggur) yang berserakan,” kata Putin kepada wartawan yang mengerumuninya seusai penyelaman seperti dilansir Press TV, Rabu (19/8).

Menurut Putin reruntuhan itu awalnya sulit dilihat karena tertimbun. Diperkirakan kapal tersebut berukuran 27-30 meter panjang dan 13-15 lebar.

Putin mengakui temuan itu tidak sama dengan bentuk temuan lain selama ini di Laut Hitam.

Reruntuhan itu berada di kedalaman 83 meter, dan kendaraan yang digunakan Putin adalah buatan Belanda yang merupakan milik Russian Geographic Society yang berusaha menemukan rute perdagangan kuno Krimea.

“Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan sekali lagi berapa dalam akar sejarah kita (Rusia), berada dalam hubungan kita dengan dunia,” kata Putin lagi seraya menambahkan bangsa Rusia harus mengetahui sejarah terbentuknya bangsanya.

Ini bukan pertama kalinya Putin menyelam ke dasar laut. Pada tahun 2009, ia menyelam di kedalaman 1.400 meter ke dasar Danau Baikal di selatan Siberia. Kemudian pada tahun 2013, ia menyelam selama setengah jam mengunjungi bangkai kapal frigat Oleg, yang tenggelam di Teluk Finlandia, Laut Baltik, tahun 1869.

Dalam kesempatan itu Putin juga memuji tindakan yang dilakukan Krimea untuk bergabung dengan Rusia tahun 2014 lalu paska revolusi Ukraina bulan Februari 2014.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL