Moskow, LiputanIslam.com—Presiden Rusia Vladimir Putin memuji badan keamanan dan intelijen negaranya karena berhasil menggagalkan lebih dari 60 serangan terorisme.

Putin mengatakan pada Rabu (20/12/17) bahwa badan  intelijen Rusia telah berperan sangat besar dalam memastikan keamanan negara selama bertahun-tahun terakhir, ketika pemerintah Rusia tengah sibuk melawan aksi terorisme di kawasan lain.

Komentar ini dinyatakannya dalam acara peringatan 100 tahun pendirian layanan intelijen di Rusia. Dalam acara ini, pemerintah memberi penghargaan kepada anggota badan-badan keamanan dan intelijen.

Putin, yang juga pernah menjadi anggota dan direktur intelijen, memuji para pekerja keamanan sebagai “pahlawan dan pembela sejati negara” yang memilih profesi yang sangat sulit.

Menurutnya, ancaman keamanan yang besar terhadap Rusia adalah akibat dari keterlibatan negaranya dalam perang di Suriah.

Rusia memulai operasi militer di Suriah pada akhir tahun 2015, ketika pemerintah Suriah sendiri menyampaikan permintaan resmi. Bantuan operasi ini terbukti berhasil membuat pemerintah Suriah mendapatkan kontrol kembali atas kawasan-kawasan yang dikuasai teroris.

Selanjutnya dalam pidatonya tersebut, Putin menegaskan bahwa perlawanan luar negeri terhadap terorisme merupakan prioritas utama Rusia.

“[Moskow siap] bekerja dengan negara lain, dengan semua yang memerangi ancaman global, dan siap bekerajsama dan saling bertukar informasi,” tegasnya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL