Moskow, LiputanIsputinlam.com — Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keprihatinannya atas perkembangan idiologi neo-Nazi di Eropa dan menyerukan dilakukannya upaya-upaya serius untuk mencegah perubahan “hasil” Perang Dunia II. Demikian RIA Novosti melaporkan.

“Sayangnya, vaksin untuk melawan virus Nazisme yang dikembangkan dalam Pengadilan Nuremberg, kini kehilangan efektifitasnya di beberapa negara Eropa. Salah satu tanda nyata dari hal ini adalah manifestasi terbuka neo-Nazisme, yang kini menjadi hal biasa di Latvia dan negara-negara Baltik lain,” kata Putin kepada media Serbia Politika, menjelang kunjungannya ke Serbia pada hari Kamis (16/10).

“Kami, dalam hal ini khususnya prihatin dengan situasi di Ukraine, dimana sebuah kudeta non-konstitusional pada bulan Februari digerakkan oleh kelompok-kelompok ultra nasionalis dan radikal,” tambah Putin.

“Hari ini, tujuan bersama kita adalah mengkonter kemajuan faham Nazisme, dengan tegas melawan setiap upaya untuk mengubah hasil dari Perang Dunia II dan konsekuensinya melawan setiap bentuk dan manifestasi rasisme, xenophobia, ultra-nationalisme dan chauvinisme,” kata Putin menekankan.

Berbicara tentang Perang Dunia II, Putin mengatakan, “negara-negara kita bersama berhasil menghancurkan idiologi kriminal berdasar kebencian terhadap kemanusiaan (nazisme dan fasisme)”.

“Hari ini menjadi penting bahwa masyarakat di berbagai negara dan benua memahami bagaimana hebatnya kerusakan diberikan oleh pandangan eksepsional sekelompok pihak , dengan upaya-upayanya meraih tujuan geopolitik sembari mengabaikan hak-hak dasar manusia dan moralitas. Kita harus melakukan segalanya untuk menghindarkan tragedi di masa depan,” tambah Putin.

Dalam kesempatan itu Putin memuji sikap rakyat Serbia yang menghargai peran Rusia yang bersama-sama rakyat Serbia berjuang mengusir Nazi dan sekutu-sekutunya dalam Perang Dunia II. Ia menyebutkan bahwa 31.000 prajurit Rusia gugur atau hilang dalam peperangan itu di Serbia (Yugoslavia).

Dalam kunjungannya ke Serbia hari Kamis (16/10) itu Putin akan menghadiri peringatan ulang tahun ke-70 pembebasan ibukota Serbia, Belgrade (Beograd) dari pasukan Nazi. Ia juga akan bertemu Presiden dan Perdana Menteri Serbia untuk membahas kerjasama kedua negara.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL