Demonstrators join a rally to support the people of Gaza, in central LondonLondon, LiputanIslam.com — Hampir sebanyak 60 ribu warga Inggris menandatangani petisi menuntut pengiriman kapal medis Inggris ke Gaza untuk membantu warga Palestina.

Kapal medis Royal Fleet Auxiliary (RFA) Argus berkapasitas 100 tempat tidur pasien, saat ini tengah bersandar di pelabuhan Falmouth. Kapal ini juga dilengkapi dengan 10 tempat tidur Critical Care Unit, 20 tempat tidur High Dependency Unit dan sebuah CT Scanner. Demikian keterangan di situs resmi kemenhan Inggris sebagaimana dilaporkan Daily Mail, Senin (11/8).

Para organiser petisi mendesak pemerintah untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Gaza pada saat jumlah korban tewas akibat aksi biadab Israel mendekati angka 2.000 jiwa. Target mereka adalah 75.000 tandatangan.

Satu tim medis Inggris akan segera dikirim ke Gaza untuk menyelamatkan warga yang terluka. Pemerintah mengumumkan akan mengirim dokter, paramedik, ahli bedah, dan anastesis yang pada awalnya akan ditempatkan di fasilitas medis untuk Palestina di Rumah Sakit Al Mokassed di Jerusalem Timur hingga mereka bisa masuk ke Gaza.

Namun para aktifis mendesak langkah lebih nyata dengan mengirim kapal medis langsung ke Gaza.

“Satu tim 15 orang tenaga medis tidak akan cukup. Ada sekitar 10.000 warga yang terluka di dalam konflik dan banyak dari infrastruktur kesehatan yang dibutuhkan untuk menangani para korban telah hancur,” kata Veronica Vickery, aktifis yang mengorganisir petisi.

“Laporan-laporan selama konflik mengatakan bahwa para dokter sukarelawan Inggris telah tertahan di perbatasan sebelum diijinkan masuk ke Gaza,” tambahnya.

Langkah petisi tersebut mendapat dukungan beberapa anggota parlemen, termasuk politisi Partai Liberal Demokrat Andrew George yang mendesak PM David Cameron untuk mengutuk Israel atas aksinya di Gaza.

Sebelumnya ratusan warga Italia telah menandatangani petisi online mengutuk kekejaman Israel di Gaza dan menuntut pengadilan perang terhadap warga Israel yang terlibat dalam aksi penghancuran di Gaza.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL