rousseff petrobrasBrazilia City, LiputanIslam.com — Mantan direktur perusahaan migas Brazil Petrobras, Paulo Roberto Costa, menyebut 40 politisi Brazil terlibat dalam korupsi di Petrobras selama beberapa dekade. Di antara mereka adalah menteri, gubernur dan anggota legislatif.

Sebagaimana laporan BBC News, Minggu (7/9), sebagian besar politisi itu adalah anggota Partai Pekerja pimpinan Presiden Dilma Rousseff dan sisanya dari 2 partai koalisinya. Dilma kini tengah berusaha untuk terpilih dalam pilpres tanggal 5 Oktober mendatang.

Sebagian dari nama-nama itu telah muncul di majalah terkenal Brazil Veja. Beberapa politisi yang disebut itu telah membantahnya.

Costa menyebutkan bahwa para politisi mendapatkan komisi sebesar 3% dari semua kontrak yang dilakukan Petrobras, ketika ia memimpin perusahaan itu antara tahun 2004 hingga 2012.

Ia menyebutkan bahwa suap itu dilakukan agar mendapatkan dukungan pemerintah dalam proses legislasi di parlemen.

Costa ditangkap tahun 2013. Ia kini ditahan oleh penyidik dan berusaha mendapatkan keringanan tuntutan dengan memberikan informasi nama-nama pejabat dan politisi yang terlibat.

Menjelang pilpres mendatang, popularitas Rousseff yang menjadi sasaran protes besar-besaran menentang penyelenggaraan Piala Dunia lalu, tertinggal dibandingkan rival utamanya, mantan menteri lingkungan Marina Silva.

Kasus yang menimpa Petrobrasi ini semakin mengukuhkan Petrobras sebagai salah satu perusahaan migas besar glogal yang paling buruk permofennya. Menjadi salah satu perusahaan yang menanggung hutang terbesar, Petrobras juga kehilangan separo nilai pasarnya dalam waktu 3 tahun terakhir.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL