tenda-tenda protes pipa minyak Dakota

Dakota, LiputanIslam.com—Di tengah banyaknya kecaman terhadap pembangunan pipa minyak di Dakota Utara, perusahaan konstruksi pipa Energy Transfer Partners masih berjuang untuk meyakinkan penduduk bahwa operasi bernilai $3.8 milyar  ini aman bagi lingkungan mereka.

Penduduk di Dakota Utara khawatir bahwa pipa minyak tersebut akan mencemarkan sumber air bersih mereka yang menghidupi 17 juta orang di kawasan. Namun kini, hakim federal James Boasberg memberikan izin kepada Energy Transfer Partners untuk menyembunyikan informasi kawasan-kawasan yang beresiko tercemar oleh pipa minyak.

Energy Transfer Partners sebelumnya berargumen bahwa informasi semacam itu penting dirahasiakan karena dapat membuat pihak-pihak tertentu merusak pipa. Sementara suku Standing Rock Sioux dan Cheyenne River Sioux yang menjadi korban utama pencemaran ini menegaskan bahwa informasi tersebut harus dibuka secara publik agar mudah ditinjau dari segi lingkungan.

Pengadilan tentang pipa minyak Dakota telah menyebabkan protes keras dari publik, di mana para suku didukung oleh badan HAM dan lingkungan. Tenda-tenda didirikan di dekat pembangunan pipa dalam rangka menghentikan konstruksi dan memaksa perusahaan mengganti rute pembangunan di luar wilayah sumber air. (ra/mintpress)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL