Washington, LiputanIslam.com –Lebih dari 30 psikiater dari Universitas Yale menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump menderita paranoid dan delusional yang membuatnya tidak layak memimpin negara.

Dalam konferensi di Universitas Yale, Kamis (20/4), salah satu psikiater bernama  Dr. John Gartner mengatakan bahwa dia dan rekan-rekan psikiaternya memiliki tanggung jawab etis untuk memperingatkan masyarakat tentang penyakit mental Donald Trump yang berbahaya itu.

Gartner menambahkan, klaim Trump bahwa acara pelantikannya dihadiri banyak orang merupakan salah satu bukti penyakit mental tersebut.

Selain penyakit paranoid dan delusional, Gartner juga menilai Trump menderita gangguan kepribadian anti-sosial dan narsisisme ekstrim.

Awal tahun ini, Gartner membuat sebuah petisi online untuk meminta Trump diturunkan dari jabatannya.

“Penyakitnya lebih buruk daripada sekedar berbohong atau narsis, tetapi dia juga sangat paranoid dan berpikir delusional. Dia telah memperlihatkan penyakitnya itu di hari pertama menjabat,” ujarnya.

Sementara itu, seorang asisten profesor klinis di Departemen Psikiatri Universitas Yale, Dr. Bandy Lee menguatkan, “Seperti yang beberapa psikiater terkemuka ketahui, [kesehatan mental Trump] adalah masalah yang tak lagi terdengar aneh. Saya pikir bahwa masyarakat kini mulai tahu dan banyak membicarakan hal ini.”

James Gilligan, psikiater dan profesor di Universitas New York yang telah berpengalaman dengan beberapa penyakit paling berbahaya di masyarakat juga mengakui bahaya penyakit Trump ini.

“Saya pernah menangani para pembunuh dan pemerkosa. Saya bisa mengenali penyakit bahaya mereka dari jarak satu mil. Anda tidak perlu menjadi ahli atau menghabiskan lima puluh tahun untuk mempelajari penyakit Trump. Saya tahu betapa berbahayanya penyakit presiden AS ini,” kata Gilligan. (AL/Press TV)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL