protonTangkak, LiputanIslam.com — Produsen mobil Malaysia perlu mencari terobosan untuk bisa memasarkan produknya di luar negeri sehingga tidak selalu tergantung pada subsidi pemerintah.

“Pasar Proton hanya akan bertahan di dalam negeri dengan perlindungan pemerintah,” kata Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Malayaia Datuk Ir. Hamim Samuri sebagaimana dilaporkan kantor berita Malaysia Bernama, Minggu (22/6).

Hamim berbicara dalam penutupan acara “Leadership Programme for Boy Scouts and the Puteri Islam Association” di hall Taman Lagenda Gunung Ledang, Minggu (22/6).

Menurut Datuk Hamim, Proton harus mencari jalana keluar untuk bisa memasarkan produknya ke pasar internasional seperti halnya dengan industri otomotif Jepang dan Korea.

Hamim juga menyebutkan bahwa Malaysia harus bisa meniru sikap patriotisme dan semangat kerja bangsa Korea dan Jepang dalam mendukung industri otomotifnya.

Pernyataan tersebut sekaligus sebagai kritikannya terhadap suara-suara miring sebagian warga Malaysia atas produk-produk Proton yang dirilis, seperti masalah jendela.

Datuk Hamim menambahkan bahwa biaya pembuatan prototip sebuah mobil Proton sebelum siap diproduksi massal adalah mencapai 1,5 juta ringgit. Itu belum termasuk pembangunan pabriknya yang sedikitnya mencapai 100 juta ringgit.

Proton yang merupakan singkatan dari Perusahaan Otomobil Nasional, adalah produsen mobil dari Malaysia yang didirikan pada tahun 1983 atas inisiatif dari Perdana Menteri Malaysia saat itu, Mahathir Mohammad. Awalnya menggunakan teknologi dari perusahaan Jepang, Mitsubishi, Proton kini juga telah mengembangkan teknologi dalam negeri. Pabrik utamanya terletak di Shah Alam. Modelnya yang paling populer adalah Proton Wira serta Proton Exora.

Perusahaan ini telah memiliki karyawan lebih dari 10.00o personil dengan pendatan penjualan mencapai 6,5 miliar ringgit. Perusahaan ini juga menjadi pemilik dari perusahaan mobil sport terkenal asal Eropa, Lotus.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL