Gaza, LiputanIslam.com–Sejumlah aktivis Palestina melakukan pelayaran dengan kapal sampai batas laut yang dibuat oleh rezim Israel, dalam rangka memprotes blokade Zionis di kawasan pendudukan Jalur Gaza.

Pada Selasa (29/5/18), aktivis Palestina ini berkumpul di pelabuhan Kota Gaza dan menaiki kapal yang siap berlayar sampai batas laut. Blokade yang dibuat oleh rezim Israel selama 11 tahun itu telah mencegah suplai medis yang hendak masuk ke Gaza, dan juga mencegah pasien Gaza keluar dari kawasan tersebut.

Kapal-kapal ini berkapasitas sekitar 30 orang. Orang-orang yang menaiki kapal ini termasuk warga yang terluka dalam demonstrasi di perbatasan Gaza selama berminggu-minggu terakhir.

Dalam sebuah konferensi pers di pelabuhan, ketua aksi tersebut, Salah Abd al-Ati, mengatakan bahwa perjalanan laut ini sesuai dengan semua regulasi hak asasi manusia yang memastikan hak untuk berperjalanan.

“Gaza telah menjadi penjara terbuka terbesar di dunia dan tidak mendapat hak-hak paling dasar karena blokade Israel,” kata Salah.

Selama ini, rezim Israel telah menolak hak-hak dasar dari 1,8 juta rakyat Gaza, seperti kebebasan beperjalanan, memiliki pekerjaaan dengan upah layak, dan layanan kesehatan dan pendidikan yang baik. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*