4-bushehr-power-plantTeheran, liputanislam.com — Iran tetap mempertahankan program nuklirnya sebagai agenda utama kebijakan pemerintah. Demikian pernyataan resmi pemerintah Iran menanggapi pernyataan para pejabat Amerika tentang penghancuran fasilitas-fasilitas nuklir Iran.

“Jalan yang telah ditempuh adalah bahwa mempertahankan pengetahuan tentang teknologi nuklir, yang telah berhasil dicapai melalui kemampuan sendiri bangsa Iran, tidak bisa diganti arah,” kata jubir kemenlu Iran Marziyeh Afkham dalam konperensi pers mingguan yang digelar di Teheran Selasa (28/1).

Menanggapi pernyataan beberapa pejabat Amerika tentang perlunya penghancuran fasilitas-fasilitas nuklir Iran, Marzineh Afkan mengatakan bahwa pernyataan tersebut sebagai “intepretasi sepihak” yang bias tentang kesepakatan program nuklir Iran yang disepakati bersama negara-negara anggota tetap DK PBB plus Jerman (Sixtet) akhir tahun lalu. Menurutnya kesepakatan bersama tersebut (Joint Action Plan) merupakan aspirasi bersama Iran dengan Sixtet yang tidak bisa diintepretasikan secara sepihak.

Sebelumnya menlu Iran Mohammad Javad Zarif juga telah membuat pernyataan yang menolak intepretasi sepihak Amerika atas Joint Action Plant (JAP) dengan mengatakan, “Iran tidak akan menghancurkan apapun (fasilitas nuklir). Kami hanya tidak memproduksi atau memperkaya kadar uranium 5%,” kata Zarif tgl 22 Januari lalu.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL