Sumber: Batamnews

Yogyakarta, LiputanIslam.com — Dua tokoh asal Yogyakarta yakni Prof KH Abdul Kahar Mudzakir dan Prof Dr Sardjito akan dianugerahi gelar pahlawan nasional tahun 2019 di Istana Negara Jakarta pada Jumat (8/11) pukul 13.00 WIB.

Usulan gelar itu berdasarkan Surat Mensos RI Nomor 23/MS/A/09/2019 pada 9 September 2019 perihal usulan calon Pahlawan Nasional Tahun 2019.

Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DIY Untung Sukaryadi saat dimintai konfirmasi di Yogyakarta, Kamis (7/11), salah satu pihak yang mengusulkan Prof KH Abdul Kahar Mudzakir dan Prof Dr Sardjito menjadi pahlawan nasional adalah Universitas Islam Indonesia (UII).

Pengusulan kedua tokoh itu, menurut dia, telah melalui beberapa proses di antaranya harus melengkapi data perjuangan serta telah diseminarkan hingga kemudian dikaji oleh tim penilai daerah. “Setelah layak direkomendasikan ke gubernur, dari gubernur baru ke Kementerian Sosial,” kata dia.

Baca juga: Temui Luhut, Prabowo Minta Saran Masalah Pertahanan Hingga Anggaran Kemenhan Terbesar

KH Abdul Kahar Mudzakir lahir di Kotagede, Yogyakarta, pada 1908, dan wafat pada 2 Desember 1973. Ia antara lain dikenal sebagai perintis Universitas Islam Indonesia (UII) serta sempat menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Sedangkan Prof Dr Sardjito merupakan perintis serta rektor pertama UGM tahun 1950-1961, lalu menjabat sebagai rektor di UII tahun 1961-1970. Selama ini nama Sardjito juga telah diabadikan sebagai nama rumah sakit umum pusat di Yogyakarta. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*