erdogan2Ankara, LiputanIslam.com — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam negara-negara barat yang membisu atas hukuman mati yang dijatuhkan terhadap presiden terguling Mesir Mohammed Morsi oleh pengadilan Mesir.

Pengadilan Mesir, hari Sabtu (16/5), menjatuhkan hukuman mati terhadap Morsi dan lebih dari 100 pendukung kelompok Ikhwanul Muslimin karena tuduhan keterlibatan dalam aksi pembobolan penjara pada tahun 2011 yang mengakibatkan sejumlah polisi tewas.

“Mesir kembali ke regim lama. Anda tahu seperti apa regim lama Mesir itu, bukan?” Kata Erdogan kepada massa pendukungnya dalam sebuah pawai yang digelar di İstanbul, Sabtu seperti dilansir Sunday’s Zaman.

“Negara-negara barat tidak melakukan aksi menentang pelaku kudeta Al Sisi. Sementara negara-negara barat menghapuskan hukuman mati, mereka hanya menonton hukuman mati yang terus-menerus di Mesir. Mereka (Al Sisi dan pemimpin-pemimpin barat) bertemu dan saling menunjukkan solidaritas,” tambah Erdogan.

Erdogan yang merupakan sekutu Morsi dan sama-sama berasal dari kelompok Ikhwanul Muslimin mengecam aksi kudeta terhadap Morsi tahun 2013 yang dilakukan oleh Jendral Al Sisi. Ia juga mengecam masyarakat internasional, terutama barat, yang tidak bereaksi keras atas kudeta terhadap pemimpin yang terpilih secara demokratis.

Erdogan selanjutnya mengatakan bahwa Turkilah yang akan mengendalikan situasi setelah negara-negara barat bersikap pasif atas hukuman mati Mordi, seraya mengingatkan pentingnya pemilihan umum tanggal 7 Juni mendatang.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL