krimeaWashington DC, LiputanIslam.com — Presiden AS Barack Obama memerintahkan larangan ekspor barang-barang perdagangan, teknologi dan jasa ke wilayah Krimea. Perintah yang dikeluarkan (executive order) tersebut juga mencakup pemberian sanksi-sanksi baru terhadap beberapa peruahaan dan individu warga Rusia.

AS telah menerapkan sejumlah sanksi terhadap Rusia sejak bergabungnya wilayah Krime ke dalam Rusia menyusul aksi penggulingan Presiden Yanukovych oleh demonstran pro-barat bulan Februari lalu.

Terkait langkah tersebut Obama mengatakan bahwa hal itu untuk menunjukkan sikap tegas AS yang menolak penggabungan Krimea ke dalam Rusia. Demikian BBC News melaporkan.

“Perintah ini dimaksudkan untuk menunjukkan pesan yang tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang berbisnis di wilayah itu dan menegaskan kembali bahwa AS tidak akan menerima pendudukan Rusia dan upaya untuk menganeksasi Krimea,” kata Obama dalam pidatonya, Jumat (19/12) petang.

Secara historis Krimea merupakan wilayah Rusia, namun pada masa pemerintahan Uni Sovyet dihadiahkan kepada Ukriana sehingga ketika Uni Sovyet runtuh dan Ukraina menjadi negara merdeka, Krimea secara otomatis ikut menjadi bagiannya. Pada bulan April lalu rakyat wilayah itu, melalui referendum, menyatakan bergabung dengan Rusia.

Penggabungan tersebut diikuti dengan aksi separatisme di wilayah Ukraina timur yang secara historis juga memiliki hubungan kuat dengan Rusia, Luhansk dan Donetsk. Sejak aksi sepatisme muncul, yang dijawab dengan operasi militer besar-besaran oleh pemerintah Ukraina, setidaknya 4.700 orang telah tewas dan sejuta orang lainnya mengungsi akibat konflik.

Pada hari Kamis (18/12) Uni Eropa juga telah terlebih dahulu menerapkan sanksi atas Krimea. Menanggapi sanksi-sanksi baru yang diterapkan negara-negara barat terhadap Rusia, Menlu Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa “mengancam sanksi-sanksi baru terhadap Rusia dapat menghancurkan kemungkinan kemungkinan hubungan yang wajar antara negara-negara kita dalam waktu yang lama.”(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL