obama klaim pembom pesawat rusiaWashington DC, LiputanIslam.com — Presiden AS Barack Obama mengumuman rencana kunjungan ke Kuba, Kamis (18/2). Ini akan menjadi kunjungan bersejarah sejak kedua negara terlibat perselisihan sejak era Perang Dingin.

“Bulan depan saya akan pergi ke Kuba untuk meningkatkan perkembangan kami dan upaya-upaya yang bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat Kuba,” kata Obama di Gedung Putih kemarin, seperti dilaporkan Press TV.

Presiden AS terakhir yang berkunjung ke Kuba adalah Calvin Coolidge, pada tahun 1928. Padahal Kuba berada hanya beberapa puluh mil dari wilayah AS.

“Kami masih memiliki banyak perbedaan dengan pemerintah Kuba yang akan saya bicarakan secara langsung. AS selalu berdiri membela hak-hak asasi manusia di seluruh dunia,” tambah Obama.

Obama menyebut keinginannya bahwa kunjungan tersebut akan menjadi seperti momen “Berlin Wall”, atau runtuhnya Tembok Berlin yang menjadi penanda berakhirnya Perang Dingin pada akhir dekade 1980-an. Hal itu juga akan menjadi keberhasilan terbesar kepemimpinannya.

Rencana kunjungan itu disambut gembira oleh pemerintah Kuba, yang menyebutnya sebagai langkah positif meningkatkan hubungan kedua negara dan kesungguhan untuk membicarakan masalah HAM.

“Kunjungan ini akan mewakili langkah maju peningkatan hubungan kedua negara,” kata Josefina Vidal, pejabat Kemenlu Kuba.

Wakil Penasihat Keamanan AS Ben Rhodes mengatakan bahwa Obama kemungkinan tidak akan bertemu Fidel Castro, mantan pemimpin senior Kuba yang menjadi musuh AS selama Perang Dingin.

Kedua negara saling membuka kedutaan besar pada bulan Juli 2015 setelah lebih dari 50 tahun keduanya memutuskan hubungan diplomatik. Namun AS masih tetap menerapkan embargo perdagangan dengan Kuba sesuai mandat Congress.

Pada hari Selasa (16/2) Washington dan Havana menandatangani MoU untuk memulihkan penerbangan sipil antara kedua negara yang mengijinkan 110 penerbangan setiap hari dari AS dengan 10 tujuan di Kuba.

Setelah Kuba, Obama akan melanjutkan kunjungan ke Argentina pada tanggal 23 dan 24 Maret.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL