presiden nigeriaAbuja, LiputanIslam.com — Presiden Nigeria Muhammadu Buhari membentuk tim penasihat untuk mengatasi korupsi dan melakukan reformasi hukum di negara itu.

Sebanyak tujuh orang, sebagian besar dari kalangan akademik, ditunjuk sebagai anggota komisi penasihat kepresidenan untuk pemberantasan korupsi (Presidential Advisory Committee on Anti-Corruption). Demikian seperti dilaporkan BBC News, Selasa (11/8).

Ini merupakan bentuk keseriusan Buhari memenuhi janjinya saat kampanye untuk memberantas korupsi, selain janjinya untuk memberantas kelompok Boko Haram. Ia terpilih dalam pemilihan presiden bulan Mei lalu, sebagian karena janjinya itu. Ia pernah menyebutkan bahwa para pejabat telah mencuri uang negara hingga $150 miliar selama 10 tahun terakhir.

Dalam pertemuan dengan Presiden AS Barack Obama bulan lalu, Presiden Buhari meminta bantuan untuk mengembalikan uang hasil korupsi yang dilarikan ke luar negeri di sejumlah bank asing.

Dalam pernyataan yang disampaikan hari Senin (10/8), Presiden Buhari mengecam praktik korupsi dari proyek-proyek yang dilakukan pemerintah.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL