Park-Geun-Hye_2507945bSeoul, LiputanIslam.com — Perdana Menteri Korsel Chung Hong-won yang mengundurkan diri dari jabatannya karena musibah tenggelamnya feri “Sewol” bulan April lalu, akan tetap memegang jabatannya, setelah Presiden Park Geun-hye menyatakan tetap mempertahankannya.

Presiden Park menyebutkan keputusan tersebut sebagai “menyakitkan”. Demikian laporan BBC hari ini (26/6).

Keputusan tersebut diambil Park setelah 2 kandidat pengganti Chung yang dinominasikannya untuk mendapat persetujuan parlemen, membuat tindakan-tindakan kontroversi yang mengundang penolakan parlemen dan publik.

Chung Hong-won mundur setelah dituduh tidak becus mengurusi pemerintahan sehingga mengakibatkan terjadinya bencana tenggelamnya feri “Sewol” bersama sekitar 300 penumpang di dalamnya pertengahan April lalu.

Presiden Park telah melakukan langkah perombakan kabinet besar-besaran dengan mengganti 7 anggota kabinetnya dan memecat beberapa sekretaris kepresidenan, selain melakukan reorganisasi satuan Pengawal Pantai (Coast Guard). Selain itu ia juga menjanjikan reformasi birokrasi untuk memerangi korupsi dan efisiensi.

Kandidat pertama yang diajukan Park ke parlemen untuk menjadi perdana menteri adalah mantan hakim agung Ahn Dai-hee. Namun ia langsung mundur seminggu kemudian setelah diketahui menerima sejumlah dana dari sebuah perusahaan setelah pensiun.

Kemudian Park menominasikan mantan jurnalis Moon Chang-keuk. Namun ia juga membuat kontroversi dengan membuat editorial dan pernyataan-pernyataan yang dianggap terlalu membela Jepang dalam hubungannya dengan Korsel yang diwarnai trauma pendudukan Jepang dalam masa Perang Dunia II.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL