Foto: Merdeka.com

Foto: Merdeka.com

Bandung, LiputanIslam.com – Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa ia tidak ingin Indonesia membeli alat-alat pertahanan dari luar negeri. Menurutnya, jika ada alat pertahanan yang belum mampu dibuat, sebaiknya melakukan join dengan negara sahabat, namun pembuatannya tetap di lakukan di Indonesia. Hal itu ia ungkapkan saat blusukan ke ke PT Pindad di Jalan Gatot Subroto Bandung, Jawa Barat.

Untuk itu, Jokowi pun memberikan suntikan modal ke Pindad sebesar Rp 700 miliar. Ia menilai PT Pindad merupakan salah satu BUMN yang sehat dalam menjalankan produksi alat pertahanan. Namun, Jokowi menegaskan, dengan diberi modal tersebut, akan ada target yang harus dicapai oleh Pindad.

“Kalau tahun ini Rp 700 miliar. Itu kan pertama, kita lihat nanti ya enggak, dengan suntikan seperti itu, memberikan tambahan apa, dampak apa, ke ekonomi maupun kepada negara. Artinya jangan sampai kita beli ini ke luar, itu juga mengganggu neraca perdagangan kita,” jelasnya, seperti dilansir merdeka.com, 12 Januari 2014.

Jokowi menilai kondisi Pindad termasuk ‘bersih’, dan hal itu menunjukan manajemen produksinya baik. Jokowi memuji alur row material, produksi mesin dan assemling di Pindad. Namun ia menyayangkan marketing di Pindad belum sepenuhnya all out.

“Tapi menurut saya di sini yang mungkin perlu diberikan dorongan agar kapasitas produksinya berlipat, bisa lipat dua kali, empat kali, artinya apa itu juga berdampak lagi kepada marketingnya,” ujarnya.

Menurut Jokowi, marketing industri alat pertahanan jangan hanya menjual hasilnya ke TNI dan Polri. Namun juga menjualnya ke pasar di luar negeri.

“Itu kalau mau melipatkan produksi, dan saya sudah sampaikan ke menteri BUMN, kalau itu marketingnya bagus, produksinya punya kemampuan, ya kita suntik BUMN-nya.Kkita tambah, baik untuk investasi atau modal kerja,” ujarnya.

Jokowi juga masuk ke gudang penyimpanan alat-alat pertahanan, dan secara keseluruhan ia mengaku cukup puas melihat line produksi Pindad.

“Kalau tadi melihat line produksinya saya kira sangat bagus, saya sebagai orang produksi melihatnya sangat bagus, alurnya jelas, arah produksinya jelas,” ujar Jokowi. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*