Sumber: detak.co

Busan, LiputanIslam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan 22 ilmuwan peneliti muda Indonesia yang berada di Korea Selatan yang berlangsung di di Hotel Lotte, Busan, pada Senin (25/11) pagi. Presiden mengatakan bahwa pemerintah telah membangun rumah besar penelitian yang bernama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Ini memang baru awal karena memang mimpi kita semua yang namanya balai penelitian, lembaga-lembaga penelitian kita, lembaga kita semuanya masuk ke dalam rumah besar itu,” ucapnya.

Presiden menjelaskan, anggaran penelitian jika dibagi setiap kementerian atau lembaga, masing-masing memiliki Rp700-800 milyar. Sementara jika digabung maka akan mencapai angka Rp26 triliun. Suatu angka yang sangat besar tentunya.

“Kalau menurut saya itu angka gede banget meskipun belum segede yang tadi disampaikan 4 koma berapa? Di sini, 4,2 persen dari GDP kita iya memang belum,” ujarnya.

Namun jika Rp26 triliun ini sudah benar, jalannya sudah benar, kemudian hasilnya juga sudah ada. Presiden berjanji akan menagih hasilnya. “Kalau benar sudah berhasil, sudah bagus dan betul-betul bermanfaat untuk rakyat, untuk industri, untuk apa, desa, untuk petani, untuk nelayan ya,” ungkapnya.

Baca: Dibuka Menag, Pospenas 2019 Diikuti 3000 Santri

Presiden juga mengakui bahwa 5 tahun lalu kita fokus pada pembangunan infrastruktur. Lalu 5 tahun kedepan kita akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan berdaya saing tinggi. Kemudian 5 tahun berikutnya kita sudah masuk pada riset dan inovasi. Hal ini adalah prioritas bangsa kita. (aw/setkab/detik).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*