napolitanoRoma, LiputanIslam.com — Presiden Italia Giorgio Napolitano akan memberikan kesaksian dalam sidang kasus anti-mafia “tingkat tinggi” yang digelar di Roma. Namun belum ada tuduhan terhadap dirinya terkait dengan organisasi mafia.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, para jaksa tengah melakukan penyidikan terhadap dugaan kolusi antara pejabat-pejabat tinggi Italia, termasuk menteri-menteri dan pada pimpinan kepolisian dengan kelompok-kelompok mafia sebelum berakhirnya periode kekerasan di awal dekade 1990-an.

Presiden Napolitano (89 tahun) diduga mengetahui adanya kesepakatan antara pejabat-pejabat Italia dengan mafia. Namun sempai saat ini ia membantah mengetahui adanya praktik-praktik kolusi tersebut.

Para politisi oposisi menuntut kesaksian Napolitano dilakukan dalam sidang terbuka, ketika persidangan kasus ini berpindah dari Palermo ke Roma, hari Selasa (28/10).

Para penuntut melakukan penyidikan atas periode dramatis yang dipenuhi aksi-aksi kekerasan pada dekade  1990-an, yang ditandai oleh aksi-aksi serangan bom mobil dan pembunuhan-pembunuhan yang melibatkan mafia dan aparat keamanan Italia. Mereka mencurigai para pejabat membuat kesepakatan rahasia dengan mafia untuk menghentikan aksi-aksi kekerasan itu.

Para jaksa meyakini Presiden Napolitano mengetahui adanya kesepakatan tersebut dan memintanya untuk memberikan kesaksian.

Bulan Oktober tahun lalu ia telah mengirim surat kepada pengadilan menyatakan dirinya “tidak memiliki informasi yang berguna” untuk diberikan dalam persidangan, namun ia berjanji akan memberikan bukti-bukti jika ada.

Pada tahun 1993 sebuah ledakan bom hebat di Sisilia menewaskan 3 orang jaksa tinggi yang memimpin penyidikan anti-mafia. Sejak itu, para jaksa menyebutkan bahwa para pejabat Italia dan pemimpin-pemimpin mafia membuat kesepakatan dimana mafia berjanji menghentikan aksi-aksi kekerasannya dengan imbalan mereka akan mendapatkan perlakukan khusus di penjara.

Mantan menteri dalam negeri, Nicola Mancino, menjadi salah seorang terdakwa atas tuduhan berkolusi dengan mafia setelah terjadinya serangan-serangan di Roma, Florence dan Milan. Mancino disidang bersama 2 mantan bos mafia, Toto Riina dan Benardo Provenzano.

Tahun lalu pengadilan melarang pemanggilan terhadap Presiden Napolitano terkait percakapannya dengan Mancino antara tahun 2011 dan 2012. Bukti rekaman percakapan itu dihancurkan atas perintah pengadilan, setelah mendapatkan keberatan dari Napolitano.

Sidang ini diperkirakan akan memakan waktu hingga lebih dari 2 tahun lagi.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL