presiden cinaSeattle, LiputanIslam.com — Presiden Cina Xi Jinping menolak tuduhan AS bahwa Beijing mendukung pencurian komersial di dunia maya, dan menegaskan bahwa tindakan itu sebagai praktik kejahatan yang harus dihukum berdasarkan undang-undang.

“Cina adalah pembela gigih keamanan dunia maya. Cina juga merupakan korban dari aksi peretasan,” kata Presiden Xi Jinping, Rabu (23/9), di Seattle, kota besar di tepi pantai timur Pasifik AS.

Pernyataan tersebut dia sampaikan, pada hari pertama kunjungan kenegaraannya ke AS, kepada para hadirin yang sebagian besar adalah pengusaha AS.

“Pemerintah Cina tidak terlibat dalam pencurian komersial dalam bentuk apapun atau mendorong atau mendukung upaya pencurian tersebut oleh siapa saja,” kata Presiden Xi.

Xi berada di bawah tekanan Pemerintah AS untuk mengambil tindakan terhadap kelompok-kelompok peretas asal Cina yang diduga mencuri rahasia dan kekayaan intelektual dari perusahaan-perusahaan AS dengan meretas jaringan komputer mereka.

Menanggapi tekanan itu, Xi mengatakan Cina siap untuk mengadakan sebuah “mekanisme dialog bersama tingkat tinggi” dengan Amerika Serikat dalam upaya memerangi kejahatan dunia maya.

Dalam respon yang jelas terhadap ancaman AS untuk menerapkan sanksi hukuman kepada para pejabat Cina yang diduga melakukan peretasan komersial, Xi mengatakan pencurian di dunia maya adalah kejahatan yang perlu dituntut di pengadilan.

“Pencurian-pencurian dan peretasan komersial di dunia maya terhadap jaringan pemerintah adalah kejahatan yang harus dihukum sesuai dengan hukum dan perjanjian internasional yang relevan,” kata Presiden Cina seperti dilansir Antara.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL