Cristina-Fernandez-1Buenos Aires, LiputanIslam.com — Presiden Argentina Cristina Fernandez kembali menjalani perawatan karena gangguan kesehatan. Kini ia telah berada dalam kondisi stabil, namun harus beristirahat selama 10 hari dari tugasnya.

Tahun lalu ia harus menjalani operasi untuk menghentikan pendarahan otak yang mengakibatkannya harus beristirahat selama sebulan penuh. Ia juga menderita infeksi tenggorokan yang mengakibatkannya tidak bisa menghadiri upacara kemerdekaan.

Sebagaimana laporan BBC News, Kamis (6/11), dokter yang merawat Presiden Kirchner (61 tahun) mengatakan bahwa kondisi pasiennya telah stabil, namun ia harus beristirahat penuh selama setidaknya 10 hari setelah keluar dari rumah sakit. Tidak disebutkannya, kapan sang presiden akan keluar dari rumah sakit.

Menurut sang dokter, Presiden Kirchner menderita infeksi bakteri usus.

Sementara itu menurut keterangan jubir kepresidenan, Presiden Kirchner akan melawatkan pertemuan G20 di Brisbane, Australia, minggu depan. Ia juga akan melewatkan acara peringatan perjanjian damai Argentina-Chili yang akan dihadiri Presiden Chili.

Presiden Kirchner dari partai Front for Victory, pertama kali memenangkan kursi kepresidenan tahun 2007 dan kembali terpilih tahun 2011.

Kirchner kini tengah terlibat konflik dengan pemerintah AS terkait perselisihan antara pemerintah Argentina dengan perusahaan-perusahaan investasi AS yang disebut “investasi pemakan bangkai” (vulture fund). Diduga terkait dengan pertikaian itu, baru-baru ini Argentina memerintahkan penutupan operasional perusahaan raksasa P & G. Sebelumnya beberapa perusahaan AS juga telah menutup operasinya di Argentina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL