hamasDoha, LiputanIslam.com–Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menggelar pertemuan langka dengan dua pemimpin senior Hamas, yaitu Khaled Meshaal dan Ismail Haniyeh. Pertemuan tersebut dilakukan di Doha, Kamis (27/10/16).

Pertemuan itu dilaporkan juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, Sekjen Organisasi Liberal Palestina, Saeb Erekat (PLO), dan Duta Besar Palestina untuk Qatar,  Munir Ghanam.

Kedua pihak mendiskusikan cara meningkatkan kondisi kehidupan warga Palestina dan bagaimana memperbaiki keretakan hubungan Hamas dan kubu Partai Fatah yang dipimpin Presiden Abbas.

Pemimpin Hamas meminta seluruh pihak bersatu untuk melawan agenda penjajahan dan agresi Israel.

Berdasarkan informasi dari kantor berita Wafa, ketiganya menekankan rekonsiliasi dan pentingnya dialog antara Fatah dan Hamas untuk menggapai kesatuan, membuat persetujuan pemerintah, dan menggelar pemilihan umum.

Kedua pihak menyetujui pentingnya melindungi “proyek negara Palestina” dari Israel yang terus mencoba menghancurkan solusi dua-negara, lapor Wafa.

Kedua faksi ini telah mengalami ketegangan sejak Hamas menang dalam pemilihan legislatif Palestina pada 2006 dan menjadi partai yang berkuasa di kawasan pendudukan Gaza. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL