prajurit as dukung isilWashington DC, LiputanIslam.com — Dua warga AS, seorang di antaranya personil militer AS, diadili dengan dakwaan membantuk kelompok teroris ISIL. Jika terbukti mereka bakal mendapatkan hukuman penjara selama 15 tahun dan denda $250.000.

Kantor berita Iran Press TV, mengutip keterangan Departemen Kehakiman AS, Jumat (3/4), melaporkan, Hasan Edmonds, anggota militer AS, diadili di pengadilan Illinois bersama sepupunya pada hari Kamis (2/4).

“Spesialis Garda Nasional Hasan Edmonds (22 tahun), dan sepupunya, Jonas Edmonds (29 tahun),… kemarin didakwa di Pengadilan Distrik Northern District of Illinois dengan tuduhan melakukan konspirasi menyediakan material dan bahan-bahan bagi organisasi teroris asing,” kata Departemen Kehakiman dalam pernyataannya.

Namun tidak disebutkan secara lebih jelas tentang tindakan mereka tersebut.

Kedua warga asal Chicago itu disebut-sebut tengah merencanakan serangan terhadap instalasi militer di negara bagian Illinois.

Edmonds ditangkap oleh aparat penyidik federal FBI bulan lalu di Bandara Midway Chicago saat ia berusaha terbang ke ibukota Mesir Cairo, untuk bergabung dengan kelompok ISIL.

Sementara itu seorang wanita di negara bagian Florida juga ditangkap karena dugaan telah menyediakan dukungan material dan berusaha bergabung dengan kelompok militan ISIL.

Kelompok ISIL yang dibentuk dan dilatih oleh AS dan sekutu-sekutu regional Arab di Yordania tahun 2012 untuk memerangi pemerintah Suriah, kini menguasai sebagian wilayah Suriah dan Irak. Mereka dikenal dengan kekejamannya membunuh dan memutilasi korban-korbannya di wilayah mereka kuasai.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL