yahudi sephardicMadrid, LiputanIslam.com — Pemerintah Portugal menyetujui undang-undang pemberian kewarganegaraan (naturalisasi) terhadap orang-orang Yahudi Sephardic atau Yahudi semenjung Iberia, yang terusir dari negara itu beberapa abad lalu.

Seperti dilaporkan BBC News, Jumat (30/1), pemerintah Portugal akhirnya menyetujui RUU yang telah diajukan parlemen pada tahun 2013 itu. Dalam undang-undang ini orang-orang keturunan Yahudi Sephardic yang terusir dari Portugal hingga lebih dari 500 tahun yang lalu, bisa kembali ke Portugal dan mendapatkan kewarganegaraan penuh.

Sejarah mencatat hingga pada akhir abad 15, menyusul langkah kerajaan Spanyol, kerajaan Portugal memaksa orang-orang yahudi untuk berpindah keyakinan menjadi Kristen, atau diusir pergi dari Portugal. Ribuan orang yahudi memilih pergi.

Namun untuk membuktikan bahwa seseorang adalah keturunan Yahudi Sephardic, seseorang harus bisa menunjukkan beberapa bukti, di antaranya berdasarkan kombinasi nama keluarga, bahasa keluarga yang digunakan, atau bukti-bukti hubungan keluarga.

“Tidak ada kemungkinan untuk membalikkan apa yang sudah terjadi,” kata Menteri Kehakiman Paula Teixera da Cruz tentang langkah pemerintah tersebut.

Para ahli sejarah mengakui bahwa komunitas Yahudi Sephardic di Semenanjung Peninsula (Spanyol dan Portugal) telah ada sebelum terbentuknya Kerajaan Portugal pada Abad 12. Demikian BBC menyebutkan.

Saat ini di Portugal hanya terdapat sekitar 1.000 keturunan Yahudi yang sebagian besar adalah Yahudi Ashkenazi yang berasal dari Eropa Timur.

Sementara di Spanyol isu tentang naturalisasi terhadap orang-orang Yahudi kini masih dalam perdebatan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*