Sumber: digtara.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) memberikan instruksi kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar lebih mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani persoalan masyarakat. Menurut Presiden, tantangan saat ini dan ke depan semakin kompleks.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam amanatnya pada Upacara Peringatan Ke-73 Hari Bhayangkara Tahun 2019, di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Rabu (10/7) pagi.

Presiden memberikan beberapa instruksi sebagai pedoman bagi Polri dalam menjalankan tugasnya. Pertama, terus tingkatkan kualitas SDM Polri guna menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks. Kedua, kedepankan strategi proaktif dan preventif dengan pendekatan dan tindakan yang humanis.

Ketiga,  terus tingkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, yang mudah, dan yang cepat. Keempat, tingkatkan profesionalisme dan transparansi dalam penegakan hukum serta memberikan rasa adil kepada masyarakat. Terakhir, perkuat koordinasi dan kerja sama dengan TNI, kementerian lembaga, pemerintah daerah serta masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban sosial.

Baca: Kapolri Himbau Jaga Stabilitas Nasional Jelang Masa Pelantikan Presiden Oktober

Presiden Jokowi juga mengingatkan agar kejahatan yang mengganggu ketertiban sosial seperti konflik sosial, kerusuhan massa dan unjuk rasa anarkis harus diantisipasi. Kejahatan terhadap kekayaan negara seperti illegal logging, illegal fishing, dan tindak pidana korupsi harus dicegah dan diberantas. Serta terorisme dan radikalisme masih menjadi potensi ancaman yang serius.

“Hal ini  membutuhkan kecerdasan dan kecepatan bertindak dari Polri. Semua itu harus ditangani Polri secara profesional, secara akuntabel dan sinergis dengan lembaga-lembaga lain,” tegasnya. (aw/setkab/kompas).

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*