voteWashington, LiputanIslam.com—Mayoritas warga Amerika tidak percaya dengan akurasi dan kejujuran pemilihan suara presiden pada November nanti. Demikian hasil survey yang dilakukan oleh Associated Press dan NORC Center for Public Affairs Research.

Secara umum, 35 persen orang Amerika mengatakan akan ada kecurangan besar dalam pemilihan suara, sedangkan 39 persen percaya hanya akan ada sedikit kecurangan. Sementara 24 persen responden lainnya berpendapat tidak akan ada tindak kecurangan.

Survey itu juga menunjukkan 58 persen responden yang mendukung Donald Trump mengaku memiliki kekhawatiran dengan akurasi pemilihan suara, sedangkan hanya 18 persen pendukung Hillary Clinton yang mengakui hal yang sama.

“Saya tak berpikir pemilihan suara dihitung dengan baik selama ini. Selalu ada kecurangan dan percobaan untuk memainkan sistem. Saya tidak percaya [dengan pemilihan suara ini] sama sekali,” kata Jonathan Robinson, seorang pendukung Trump dari Columbia, Missouri.

Dalam kampanye di Michigan pada Jumat lalu, Trump mengatakan kecurangan dalam pemilihan suara adalah masalah besar di AS. Namun, “tidak ada yang berani berbicara soal ini.” (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL