hussainLondon, LiputanIslam.com — Polisi London, Inggris, telah menangkap politisi senior pemimpin partai Muttahida Qaumi Movement (MQM), Altaf Hussain, Selasa kemarin (3/6). Ia dituduh melakukan kejahatan pencucian uang. Kerusuhan terjadi di Karachi setelah munculnya kabar penangkapan tersebut.

Pemerintah Inggris dan Pakistan telah lama untuk menahan diri dari upaya penangkapan terhadap Hussain karena khawatir terjadinya kerusuhan di Pakistan. Dan seperti yang dikhawatirkan, aksi-aksi kerusuhan pun terjadi di

Karachi, basis utama partai MQM. Polisi Karachi menyebutkan setidaknya 12 kendaraan dibakar oleh massa pendukung Hussain di Karachi, kemarin. Pendukung Hussain juga menembakkan senjata ke udara.

Kemacetan dilaporkan terjadi di jalanan kota Karachi dan di kota-kota lain di Provinsi Sindh, setelah orang-orang yang ketakutan oleh kerusuhan terburu-buru mempercepat kepulangannya ke rumah atau menjejali toko-toko untuk membeli bahan-bahan perbekalan. Saksi mata menyebutkan, para pendukung partai MQM juga membakari toko-toko yang buka.

Keamanan pun ditingkatkan di kantor perwakilan Inggris di kota itu yang untuk sementara ditutup. Sementara jubir  Partai MQM di London, Nadeem Nusrat, membenarkan kabar penangkapan tersebut.

“Polisi tiba dengan surat perintah penggeledahan dan meminta keterangan Tuan Hussain perihal dugaan tindakan pencucian uang,” kata Nusrat dalam konperensi pers, kemarin.

Menurut Nusrat, kondisi kesehatan Hussain kurang memingkinkan untuk diperiksa, dan karenanya kepolisian membawanya ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Lahir di Karachi tahun 1953 dari keluarga menengah dan meraih gelar sarjana farmasi, Hussein membentuk partai MQM tahun 1984 sebagai representasi kelompok etnis Mohajirs, yaitu keturunan dari muslim Pakistan asal India yang berbahasa Urdu. Sejak tahun 1992 ia pindah ke Inggris sebagai pelarian politik dan kemudian menjadi warga negara Inggris. Ia tetap memimpin MQM di pengasingan.

Selama bertahun-tahun Partai MQM 20 kursi dalam parlemen Pakistan, cukup untuk membuat MQM berpengaruh tidak saja di Karachi, namun di seluruh Pakistan.

Selama bertahun-tahun juga Inggris mentoleransi aktifitas Hussein di Inggris, sekaligus memanfaatkan MQM sebagai alat kepentingan Inggris di Pakistan. Namun hubungan itu memburuk setelah politisi senior MQM Imran Farooq terbunuh di London tahun 2010. Keberadaan Hussein pun menjadi sorotan publik Inggris. Namun hingga saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan dalam pembunuhan itu.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL