rifkindLondon, LiputanIslam.com — Politisi senior dan mantan menteri luar negeri Inggris Sir Malcolm Rifkind akhirnya mundur dari jabatannya sebagai anggota Parlemen Inggris (House of Commons), Selasa (24/2), setelah ketahuan menawarkan diri sebagai konsultan para perusahaan swasta. Demikian kantor berita BBC News melaporkan.

Namun pengunduran Rifkind sebagai anggota parlemen baru efektif setelah bulan Mei mendatang setelah masa jabatannya berakhir, dan ia berjanji tidak akan mengikuti pemilihan legislatif lagi.

Rifkind beralasan pengunduran dirinya adalah agar komisi yang dipimpinnya tidak terpengaruh kinerjanya atas kasus yang menimpanya. Rifkind adalah politisi Partai Konservatif yang menjadi Ketua Komisi Inteligen dan Keamanan Parlemen Inggris.

Selain Rifkind, mantan Menlu dan politisi senior Partai Buruh, Jack Straw, juga mengundurkan diri sebagai anggota parlemen karena kasus yang sama.

Rifkind dan Straw mengikuti ‘sayembara’ yang dilakukan oleh sekelompok wartawan Daily Telegraph dan Channel 4 yang menyamar sebagai agen pencari konsultan politik bagi perusahaan Cina yang menjanjikan gaji tinggi.

Sir Malcolm sebelumnya mengakui telah melakukan ‘salah perhitungan’ dengan mengikuti sayembara itu, namun ia membantah telah melakukan kesalahan. Ia juga menolak mundur sebagai Ketua Komisi Parlemen setelah rekaman pembicaraanya dengan para wartawan yang menyamar itu ditayangkan oleh Chanel 4 minggu lalu.

Kedua politisi itu telah memeriksakan diri ke komisi etik parlemen dan membantah telah melanggar peraturan parlemen.

Sir Malcolm Rifkind (68 tahun) menjadi politisi sejak tahun 1974 setelah terpilih sebagai anggota parlemen hingga tahun 1997. Pada tahun 1979 ia diangkat sebagai Menteri Urusan Skotlandia oleh PM Margaret Thatcher. Pada tahun 1992 ia diangkat sebagai Menhan oleh PM John Major dan pada tahun 1995 diangkat sebagai Menlu.

Dalam wawancara dengan wartawan yang menyamar itu Rifkind menyebut dirinya sebagai ‘bekerja untuk diri sendiri’ dan ‘tidak ada yang membayar gajinya’, sebelum menawarkan jasanya sebagai konsultan politik yang berpengaruh dengan imbalan sejumlah uang.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL