senjata rusiaMoskow, LiputanIslam.com — Politisi dari partai “kiri” Rusia mendesak pemerintah untuk melakukan langkah yang sepadan berupa pengiriman pasukan ke wilayah Ukraina, setelah Senat AS memutuskan untuk mempersenjatai penguasa Ukraina.

“Keputusan Senat AS (untuk mempersenjatai pemerintah Ukraina) adalah sangat berbahaya. Jika hal ini didukung oleh Congress dan ditandatangani presiden, Rusia harus membalas dengan langkah yang sepadan,” kata Mikhail Yemelyanov dari Partai Rusia Adil kepada wartawan, Jumat (12/12) di Moskow, sebagaimana dilansir Russia Today, Sabtu.

Menurutnya, parlemen harus memberi kewenangan kepada Presiden Putin untuk menggunakan kekuatan militernya di wilayah Ukraina terlebih dahulu sebelum situasinya semakin berbahaya.

Yemelyanov juga menuduh bahwa dengan keputusan Senat itu AS sama sakali tidak berminat untuk meredakan ketegangan di Ukraina. Ia menyebutnya sebagai keputusan untuk membuat Ukraina menjadi “pusat militansi internasional untuk menyerang Rusia”.

“Dalam beberapa tahun ke depan Ukraina akan menjadi negara miskin dan kelaparan dengan pemerintahnya yang mengindoktrinasi warganya untuk membenci Rusia,” katanya.

Dalam situasi seperti itu, ujarnya, Ukraina tidak akan pernah mengakui batas wilayah Federasi Rusia dan akan selalu memprovokasi konflik dengan Rusia.

Senata AS pada hari Kamis (11/12) menyetujui apa yang disebut sebagai “UU Dukungan Kebebasan untuk Ukraina” yang mengijinkan bantuan senjata mematikan dan tidak mematikan kepada Ukraina dan penerapan sanksi tambahan terhadap Rusia.

Namun sejauh ini Presiden Barack Obama menentang RUU tersebut dengan menyebutnya sebagai pemecah belah persekutuan AS dan Uni Eropa.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL