tours weddingParis, LiputanIslam.com — Seorang politisi Perancis ditemukan tewas di dekat rumahnya, sehari sebelum mengikuti persidangan kasus korupsi yang menjeratnya. Polisi menduga kematiannya akibat bunuh diri.

Seperti dilaporkan BBC News, Rabu (8/4), politisi partai sosialis ini tengah menghadapi dakwaan memperkaya diri sendiri atas penyelenggaraan paket wisata pernikahan yang diikuti ratusan warga Cina di lembah Loire tahun 2007. Saat itu ia masih menjabat sebagai walikota di Tours.

Sebelum meninggal, dilaporkan bahwa Jean Germain (67 tahun) telah meninggalkan surat ‘perpisahan’ yang berisi bantahan terhadap tuduhan atas dirinya itu.

“Saya tidak pernah menipu kota ini (Tours) satu senpun, ataupun membuat diri saya kaya. Dan saya telah bekerja bagi kepentingan terbaik rakyat Tours,” tulisnya dalam surat yang kopiannya diberikan pengacaranya kepada media-media Perancis.

Ia juga mengatakan bahwa tuduhan terhadap dirinya sangat menyakitkannya.

Bagaimana pun kematiannya mengguncangkan para politisi Perancis, terutama mitra-mitranya di Partai Sosialis. Presiden Francois Hollande menyatakan kesedihannya atas kabar kematian itu, sementara PM Manuel Valls mengakui telah kehilangan teman baik. Ia bahkan memuji Germain sebagai telah ‘membawa perubahan besar atas kota Tours’.

Sebelumnya pada hari Selasa (7/4), sidang atas perkara Germain ditunda setelah ia tidak datang ke pengadilan.

Ratusan pasangan dari Cina mendatangi kota Tours untuk mengikuti paket wisata pernikahan tahun 2007 dan 2011. Mereka disambut oleh Germain dan berfoto bersama-sama dirinya dan juga di berbagai tempat bersejarah lainnya di Tours.

Penyelenggara paket wisata itu, Lise Han, telah ditangkap pada tahun 2013 dan dituduh melakukan penipuan dan penyalahgunaan jabatan saat ia bekerja di dinas pariwisata kota Tours.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL