Taufik Kurniawan (Sekjen PAN)

Taufik Kurniawan (Sekjen PAN)

Jakarta, LiputanIslam.com–Pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo di Wall Street Journal terkait rencana penjegalan Jokowi ditepis politisi Partai Amanat Nasional (PAN). Sekjen PAN, Taufik Kurniawan, menegaskan kalau partainya tidak akan menjegal pemerintahan Jokowi-JK lewat suara mayoritas di parlemen. Menurutnya, pernyataan Hashim itu tidak perlu dibesar-besarkan

“Itu pendapat Pak Hashim. Enggak usah dibesar-besarkan. Kami sampai saat ini tidak ada rencana untuk jegal atau hambat Pak Jokowi,” ujar Taufik saat dihubungi detik.com, Rabu (8/10/2014) malam.

Taufik menegaskan, KMP dan khususnya PAN mendukung kebijakan pemerintah Jokowi-JK selama mendapat dukungan dari rakyat.

“Eksekutif dan legislatif itu kan mitra yang harus saling mendukung. Lagian, negara kita juga sistem presidensial,” katanya.

Dalam wawancaranya dengan Wall Street Journal, Hashim menyebut Jokowi telah berkhianat pada dirinya, sehingga ada ‘harga’ yang harus dibayar Jokowi atas kemenangannya sebagai Presiden.

“Prabowo dan pimpinan partai lainnya akan memimpin sebagai oposisi aktif, kami akan mengontrol agenda legislatif,” tegas Hashim.

“Kami memiliki banyak suara dalam menentukan siapa-siapa saja orang yang akan (duduk di pos-pos strategis-red),” tambah dia. (baca: Kemenangan Beruntun di Parlemen, Hashim Lega)

Pengamat politik Hanta Yuda dalam pernyataannya di Metro TV (8/10) mengatakan, sistem pemerintahan Indonesia yang presidensial memberikan hak 50% suara kepada Presiden dalam proses penetapan Undang-Undang. Sehingga, meskipun suara pendukungnya di DPR di bawah 50%, Jokowi masih tetap memiliki kekuatan. (dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL