inga-priede-vinkeleRiga, LiputanIslam.com — Seorang politisi Latvia dipaksa mudur dari jabatannya setelah menghina kaum homoseksual di media sosial.

Sebagaimana laporan BBC News, Selasa (2/12), Inga Priede “terpeleset” saat berdiskusi online  dengan sesama rekannya di Partai Persatuan, Senin (1/12) di media online Twitter. Mereka mendiskusikan tentang isu pengakuan terhadap homoseksual.

Isu ini tengah menghangat di Latvia akhir-akhir ini setelah minggu lalu Menlu Edgars Rinkevics dan Dubes Inggris di Riga, Iain Frew, mengadakan pertemuan membahas masalah ini.

Priede menyebut warga Latvian terkejut setelah mengetahui adanya RUU tentang pengakuan terhadap homoseksual. Ia menyebut para homoseksual “tidak bangga dengan orientasi seksualnya karena tidak sesuai dengan nilai-nilai dasar”.

Lebih lanjut ia pun menulis: “Terima kasih Tuhan! Orang-orang Jerman menembak mereka saat itu. Ini baik bagi demografi,” merujuk pada tindakan Nazi Jerman terhadap orang-orang homoseksual semasa Perang Dunia II.

Komentar tersebut dengan cepat mengundang banyak kecaman terhadap dirinya yang akhirnya memaksanya mengundurkan diri, meski sebelumnya ia telah menghapus statusnya itu dan mengingatkan pengikutnya untuk kembali kepada nilai-nilai Kristen.

“Pernyataan-pernyataan semacam itu sangat tidak bisa diterima,” kata anggota parlemen Ilze Vinkele,  mantan Menteri Sosial Latvia kepada situs berita Mig.

Ketua Partai Persatuan Solvita Aboltina dan beberapa pejabat partai lainnya mengecam pernyataan tersebut dan menyebutnya bertentangan dengan kebijakan partai. Ia menambahkan, sebuah pertemuan akan dibahas untuk membicarakan masalah ini.

Pada hari Selasa (2/12), Priede pun mengundurkan diri dari kepemimpinana Partai Persatuan. Ia menyebut tidak bermaksud menyakiti siapapun. Namun kemungkinan Priede, masih harus menghadapi tuntutan hukum.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL