agus hermanto

Agus Hermanto

Jakarta, LiputanIslam.com–Wakil Ketua DPR dari Fraksi Demokrat, Agus Hermanto menyatakan Pemerintahan Jokowi harus mengakhiri berbagai kebijakan yang hanya berorientasi pencitraan, di antaranya penenggelaman kapal.

“Gak perlu terlalu banyak kebijakan nyeleneh. Kebijakan untuk pencitraan sudahi semua,” kata Agus kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (19/12).

Lebih jauh, Agus meminta Presiden Joko Widodo untuk mengerem aksinya menenggelamkan kapal ilegal. Jika tidak, kata Agus, Jokowi bisa lalai dalam pencitraan dan lupa tugas lainnya.

“Nilai tukar rupiah semakin terpuruk itu. Urusin itu dulu sana,” ujar Agus seperti dikutip Tempo.

Menurut Agus, aksi Jokowi menenggelamkan kapal ilegal hanyalah pencitraan agar terlihat keren di mata negara tetangga. Agus pun berkata, pengeboman kapal memakan lebih banyak biaya dibanding melelang kapal.

“Itu cuma perahu kecil, belum merusak biota laut. Kenapa enggak dikasih ke nelayan kita aja?”ujar Agus. Agus berkata, penanganan nilai tukar rupiah lebih darurat karena pekan ini adalah pertama kalinya rupiah turun ke angka Rp 12.700 sejak 1998.

Penenggelaman kapal asing pencuri ikan adalah upaya Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, untuk menghentikan pencurian ikan di perairan Indonesia. Selama 10 tahun terakhir, Indonesia dirugikan 300 trilyun akibat pencurian ikan ini. Aksi penenggelaman kapal juga lazim dilakukan oleh negara-negara lain. Selama sembilan tahun terakhir, Pemerintah Australia telah menenggelamkan sedikitnya 2.500 perahu nelayan tradisional Indonesia atas tuduhan melanggar batas perairan dan menangkap ikan di perairan negara tersebut. (fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL