walikota caracasCaracas, LiputanIslam.com — Tokoh oposisi sekaligus walikota ibukota Venezuela, Caracas, Antonio Ledezma ditangkap polisi setelah dituduh berusaha melakukan kudeta terhadap pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.

Ledezma ditangkap hari Kamis (19/2) di kantornya setelah dituduh terlibat dalam kelompok pembangkang dukungan AS yang merencanakan kudeta terhadap Maduro.

“Mr. Ledezma, yang hari ini ditangkap atas perintah Jaksa, harus menghadapi pengadilan Venezuela untuk menjawab dakwaan kejahatan yang dilakukan terhadap perdamaian, keamanan, dan konstitusi negara,” kata Presiden Maduro setelah penangkapan itu seperti dilaporkan Press TV, Jumat (20/2).

Sebelumnya dalam pidato televisi minggu lalu, Maduro mengumumkan adanya kelompok pembangkang dukungan AS yang “menggunakan sekelompok perwira angkatan udara untuk memprovokasi aksi kekerasan”.

Ia menyebutkan kelompok itu merencanakan serangan bom di ibukota dan beberapa kota lainnya serta merencanakan pembunuhan beberapa tokoh oposisi. Selanjutnya mereka merencanakan pembentukan pemerintahan transisi, setelah terjadi kerusuhan massal.

Ledezma juga dituduh mengorganisir aksi-aksi demo anti-pemerintah yang berujung pada kematian 43 demonstran dan aparat keamanan.

Venezuela berulangkali menuduh kelompok oposisi telah merencanakan kudeta dengan dukungan AS dan negara tetangga sekutu AS. Akhir tahun lalu Maduro juga mengumumkan ditemukannya bukti rekaman pembicaraan agen rahasia AS yang berusaha menyuap para pejabat Venezuela untuk memberontak.

Pada tanggal 3 Desember 2014, pemimpin oposisi Maria Corina didakwa melakukan konspirasi untuk membunuh Maduro dengan dukungan AS. Baik Maria maupun AS membantah tuduhan itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL