turis inggrisBangkok, LiputanIslam.com — Polisi Thailand tengah memburu seseorang yang diduga kuat sebagai pembunuh 2 turis Inggris yang ditemukan tewas di pantai Pulau Koh Tao, Senin (15/9). Demikian laporan BBC News, Selasa (16/9).

Jenasah David Miller (24 tahun dari Jersey) dan  Hannah Witheridge (23 tahun dari Norfolk) ditemukan tidak jauh dari bungalow mereka dalam kondisi mengenaskan. Sebuah cangkul yang diduga digunakan sebagai alat untuk membunuh keduanya, juga ditemukan tidak jauh dari mayat keduanya.

Kantor Kedubes Inggris di Bangkok menginformasikan kepada BBC, telah mengirim satu tim ke Koh Tao untuk mendapat keterangan peristiwa tragis tersebut.

Polisi mengatakan tengah mencari seseorang yang diduga kuat sebagai orang terakhir yang bertemu dengan keduanya, Senin pagi. Diduga kuat orang tersebut adalah teman kedua korban.

Polisi juga telah meminta keterangan para turis, karyawan dan para pemilik hotel di kawasan itu. Untuk memudahkan penyelidikan polisi memblokir pelabuhan setempat.

Pasangan David Miller dan  Hannah Witheridge telah berada di bungalow mereka sejak tiba di Thailand bulan lalu.

Media-media lokal menyebutkan bahwa sebelum ditemukannya jenasah, malam sebelumnya, Minggu malam (14/9), terdapat pesta pantai yang berlangsung sekitar 100 meter dari tempat penemuan jenasah.

Koh Tao adalah pulau tujuan wisata seluas 21 km persegi yang terletak di utara Pulau Koh Samui dan Pulau Koh Phangan di Teluk Thailand. Dengan populasi sebanyak 2.100 penduduk, pulau ini dikunjungi oleh 400.000 hingga 500.000 turis setiap tahunnya.

Jubir otoritas pariwisata Thailand di London mengatakan bahwa insiden tersebut “di luar kharakter
penduduk pulau Koh Tao” yang cinta damai.

“Kami memahami ini adalah insiden yang tersendiri,” katanya.

BBC melaporkan, polisi Thailand bertindak cepat atas kasus ini demi menjaga kepercayaan terhadap sektor pariwisata yang menyumbang sekitar 10% dari pendapatan nasional.

Thailand menarik 850.000 turis Inggris dan Irlandia setiap tahunnya. Sekitar 11 warga Inggris tewas terbunuh di Thailand sejak tahun 2009.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL