salah satu polisi yang terluka akibat demo FPI (foto: detik.com)

salah satu polisi yang terluka akibat demo FPI (foto: detik.com)

Jakarta, LiputanIslam.com–Setelah menetapkan status tersangka kepada 21 anggota Front Pembela Islam (FPI), polisi akan menyelidiki penyandang dana demo FPI tanggal 3 Oktober yang berujung ricuh.

“Rata-rata saat berdemo, massa FPI banyak yang datang dari Jawa Barat, mereka datang karena adanya pesan berantai,” ujar Rikwanto, seperti dikutip Vivanews (6/10).

Dari pesan berantai tersebut, lanjut Rikwanto, dicurigai aksi demo ini ada yang mendanai dari pihak-pihak tertentu. Karena, mobil komando yang diamankan polisi juga berasal dari luar Jakarta

“Ini akan dikaitkan dengan 21 orang yang ditetapkan tersangka, apakah sebelumnya ada komunikasi dengan orang-orang tertentu. Kita akan melacak nomor telepon yang digunakan di alat komunikasi tersangka,” katanya.

Selanjutnya, lanjut Rikwanto, dari penelusuran tersebut, penyidik bisa menemukan titik terang siapa orang yang berada di balik aksi unjuk rasa ini. “Dengan itu, mudah-mudahan kita akan bisa buktikan dan akan ada upaya tegas,” ujarnya.

Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap salah satu petinggi FPI, Habib NB. Dia diduga bertanggungjawab penuh atas aksi rusuh massa demonstran FPI di DPRD. Dalam aksi demo itu, sekitar 200 anggota FPI bentrok dengan pihak kepolisian. Ada 16 anggota kepolisian yang terluka dalam insiden ini. Selain itu, FPI juga melempari Balaikota DKI dan Gedung DPRD DKI dengan batu bata dan kotoran hewan.(dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL