Tel Aviv, LiputanIslam.com–Polisi Israel menyatakan telah mengumpulkan bukti tindak penyuapan yang dilakukan oleh pengacara pribadi PM Israel Benjamin Netanyahu, David Shimron.

Setelah masa penyelidikan yang berjalan lama, akhirnya polisi merilis pernyataan terbuka pada hari Kamis (8/10/18) kemarin.

Polisi menyatakan, Shimron “melakukan kejahatan penyuapan dan pencucian uang” terkait Kasus 3000, yaitu kasus pembelian kapal selam Jerman oleh pemerintah Israel lewat kesepakatan yang menguntungkan.

Selain Shimron, polisi juga menemukan mantan kepala kantor Netanyahu, David Sharan, mantan kepala angkatan laut, Eliezer Marom, dan dua mantan jenderal angkatan laut lainnya yang dapat didakwa atas tuduhan penyuapan serupa dalam Kasus 3000.

Kasus 3000 merupakan kasus pembelian kapal selam bertenaga nuklir kelas Dolphin senilai 2 miliar dolar dari perusahaan kapal Jerman, ThyssenKrupp.

Shimron mewakili ThyssenKrupp dalam penjualannya di kawasan pendudukan. Ia diyakini telah memanfaatkan pengaruhnya pada Netanyahu untuk mempromosikan kesepakatan itu dengan imbalan potongan uang yang besar.

Polisi menemukan bahwa Shimron telah menerima uang sebanyak 270.000 shekel untuk mempengaruhi pejabat publik agar menandatangani kesepakatan.

Netanyahu sendiri tidak dijadikan tersangka dalam Kasus 3000, namun dia diduga melakukan penyuapan dan penipuan dan dua kasus korupsi.

Hasil investigasi polisi akan segera diserahkan kepada jaksa agung Israel. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*