polisi turki pembunuhAnkara, LiputanIslam.com — Seorang anggota polisi yang dituduh membunuh seorang demonstran dalam aksi demonstrasi besar-besaran anti-pemerintah di Ankara tahun lalu, akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 8 tahun.

Seperti dilaporkan BBC News, Kamis (4/9), Ahmet Sahbaz dinyatakan terbukti telah menembak demonstran berumur 26 tahun, Ethem Sarisuluk, di kepalanya pada tanggal 1 Juni 2013.

Sarisuluk merupakan bagian dari aksi demonstrasi besar-besaran yang melanda Turki, yang dipicu oleh rencana pemerintah membangun kawasan Taman Gezi yang bersejarah menjadi pusat perbelanjaan modern.

Ketika vonis dibacakan, keluarga dan pendukung Sarisuluk berteriak-teriak memprotes hukuman yang dianggap terlalu ringan. Mereka juga meneriakkan kecaman kepada negara dengan berteriak-teriak: “negara pembunuh”.

BBC melaporkan, pengadilan ini menjadi ujian tentang keseriusan pemerintah menindak aparatnya yang bertindak brutal.

Demonstrasi tahun lalu diawali oleh aksi duduk pada tanggal 28 Mei 2013 memprotes rencana pembangunan Taman Gezi di kawasan Lapangan Taksim yang menghancurkan taman kota yang telah berumur ratusan tahun. Tindakan keras polisi untuk membubarkan aksi itu justru memicu aksi demonstrasi lebih besar yang menyebar ke berbagai kota.

Aksi yang tadinya hanya memprotes pembangunan Taman Gezi pun berubah menjadi tuntutan pengunduran diri Perdana Menteri Erdogan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL