pakistan killingIslamabad, LiputanIslam.com — Seorang polisi Pakistan ditangkap setelah diketahui membunuh seorang pelaku penghinaan agama dengan kapak.

Polisi menyebutkan, Faraz Naveed yang juga seorang polisi, menyerang Tufail Naqvi dengan kapak ke bagian leher dan kepala setelah Naqvi ditangkap dalam sebuah perkelahian, hari Rabu (5/11) di kota Gujrat.

Korban diketahui menderita keterbelakangan mental dan menjadi korban pembunuhan ketiga dalam seminggu karena tuduhan melakukan penghinaan agama. Pada hari Selasa (4/11) 2 orang Kristen dibunuh oleh sekelompok massa yang marah karena dianggap telah melecehkan Al Qur’an.

Penghinaan agama merupakan masalah yang sangat sensitif di Pakistan yang seringkali berujung pada pembunuhan massa terhadap pelakunya. Sementara para aktifis HAM menuduh undang-undang anti pelecehan agama sering disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau untuk menindas kelompok-kelompok minoritas.

Kepala polisi setempat, Mohammad Amir, mengatakan kepada BBC News bahwa telah ditangkap karena tindakannya itu. Ia juga menyebutkan bahwa korban Tufail Naqvi, seorang yang dikenal warga sebagai penganut Syiah, “tidak tampak sebagai orang yang akan melecehkan orang lain”.

Naqvi diketahui berasal dari kota Jhang yang datang ke Gujrat, Provinsi Punjab, untuk belajar di sebuah madrasah. Ia dituduh telah menghina sahabat Nabi Muhammad.

Pada bulan September, seorang warga Inggris Muhammad Asghar, ditembak di dalam tahanan oleh seorang pengawal karena dituduh melakukan penghinaan agama dengan mengaku sebagai seorang nabi. Ia berhasil selamat dalam insiden itu.

Pada tahun 2011, mantan Gubernur Punjab Salman Taseer ditembak oleh pengawalnya sendiri setelah ia mengumumkan penolakannya terhadap hukuman kepada para penghina agama.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL