Tel Aviv, LiputanIslam.com—Polisi Israel melakukan investigasi terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk ketiga kalinya atas dugaan kasus  korupsi.

Media Israel merilis foto-foto  para penyelidik dari unit anti-korupsi yang mendatangi kantor Netanyahu pada Jumat pagi (27/01/2017) dan memeriksa sang Perdana Menteri terkait hadiah mencurigakan yang ia terima dari sejumlah pengusaha. Hadiah tersebut dilaporkan bernilai $100,000 dalam bentuk rokok dan champagne.

Pemeriksaan kedua sebelumnya menilik pembicaraan rahasia  Netanyahu dengan pemilik kantor berita Israel Yediot Ahronoth.

Berdasarkan informasi dari media Israel, interogasi pada hari Jumat tersebut berhubungan dengan kasus kedua, di mana sang pemilik Yedioth Ahronoth diperiksa juga sebanyak lima kali.

Namun, Netanyahu sendiri menolak tuduhan tersebut dan menilai media Israel “melancarkan serangan terhadapnya untuk menjatuhkan pemerintahan Likud.”

“Menerima hadiah dari teman itu legal. Tapi mereka memeriksa saya [karena itu]? Mereka menuduh saya? Ini sungguh lelucon yang buruk,” kata Netanyahu.

Karena dugaan korupsi ini, pada 14 Januari lalu warga Israel berkumpul di jalanan Tel Aviv untuk menuntut sang Perdana Menteri turun dari jabatannya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL