polisi kanadaOttawa, LiputanIslam.com — Kepolisian Kanada berhasil menghancurkan jaringan ISIL di negeri itu menyusul tertangkapnya seorang tersangka perekrut anggota baru bagi kelompok itu. Otoritas keamanan Kanada menyebutkan.

Seperti dilansir kantor berita Iran Press TV, Rabu (4/2), polisi telah menahan Awso Peshdary (25 tahun) di ibukota Ottawa, dan dengan penahanan itu berhasil dihancurkan jaringan ISIL di negara itu.

“Kami berhasil menghancurkan sebuah jaringan organisasi yang terkait dengan ISIL,” kata asisten komisaris kepolisian Ottawa James Malizia seraya menambahkan pihaknya telah mengeluarkan perintah penangkapan melalui interpol kepada Khadar Khalib (23 tahun) dan John Maguire (24 tahun) karena keterlibatannya dalam kelompok tersebut.

“Jaringan ini mencakup kegiatan perekrutaan anggota bagi kelompok teroris dan mengirimkannya ke Suriah dan Irak demi keuntungan kelompok teroris ini,” tambah Malizia.

John Maguire, yang teridentifikasi sebagai Abu Anwar al-Canadi, dilaporkan telah tewas terbunuh di Suriah dalam pertempuran.

Dalam video yang dirilis kelompok tersebut bulan Desember lalu, Maguire yang kelahiran Ottawa mengancam keterlibatan Kanada dalam pasukan koalisi internasional melawan ISIL dengan serangan-serangan individu di negara itu.

Ia menyebutkan 2 serangan terhadap aparat keamanan yang terjadi di Kanada sebagai aksi kelompok tersebut, yaitu serangan yang diakukan Martin Couture-Rouleau dan Michael (Joseph) Zehaf-Bibeau pada bulan Oktober 2014 lalu.

Couture-Rouleau akhirnya ditembak oleh polisi setelah menembak 2 orang tentara dan menewaskan seorang di antaranya, di dekat komplek militer di St-Jean-sur-Richelieu.

Sedangkan Zehaf-Bibeau menembak mati Kopral Nathan Cirillo di Monumen Perang Nasional dan menyerang gedung parlemen di Ottawa sebelum ditembak aparat keamanan.

Sebelumnya pada bulan Agustus 2014 pemimpin Muslim Kanada Syed Soharwardy telah mengingatkan bahaya keberadaan kelompok ISIL di negaranya. Untuk menggugah kewaspadaan, ia bahkan menggelar aksi mogok makan.

Aparat inteligen Kanada memperkirakan terdapat sekitar 100 warga negara Kanada yang bergabung dengan ISIL di Irak dan Suriah.

Organisasi berbasis di London, International Centre for the Study of Radicalisation dan Political Violence (ICSR) dan organisasi sejenis di New York, Soufan Group, memperkirakan sekitar 20.000 militan dari 80 negara telah bergabung dengan kelompok-kelompok militan di Irak dan Suriah.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL