Yerusalem, LiputanIslam.com–Seorang pemuda Palestina ditangkap oleh polisi Israel pada minggu lalu setelah Facebook salah menerjemahkan salah satu unggahannya yang berisi “selamat pagi” dalam bahasa Arab menjadi “serang mereka” dalam bahasa Yahudi.

Polisi Israel pada Sabtu (21/10/17) lalu mengakui bahwa mereka baru saja menahan seorang pemuda Palestina atas dakwaan hasutan kebencian namun melepaskannya setelah disadari ada kesalahan.

Berdasarkan informasi dari sumber berita Israel, huruf-huruf dari kalimat “selamat pagi untuk kalian semua” dalam bahasa sehari-hari Arab dan kalimat “serang mereka” sangatlah mirip.

Unggahan pemuda Palestina itu disertai dengan fotonya sedang memegang secangkir kopi dan rokok sambil tersenyum di samping bulldozer di sebuah kawasan konstruksi.

Tentara Israel diketahui telah menangkap sekitar 14 ribu Muslim Palestina di wilayah pendudukan selama dua tahun terakhir. Temuan ini berdasarkan sebuah laporan kelompok HAM.

Sebanyak 14 ribu orang Palestina ini ditahan sejak dimulainya Intifadah Yerusalem pada 1 Oktober 2015 silam, termasuk 3.100 anak di bawah umur, 437 wanita, dan 450 aktivis internet. Hampir semua tahanan mengalami penyiksaan psikologis atau fisik di pusat penahanan dan investigasi Israel.

Sebanyak 2.860 perintah penahanan administratif telah dirilis selama periode yang dilaporkan, 17 di antaranya dijatuhkan terhadap tahanan wanita sementara 42 lainnya menargetkan anak di bawah umur.

Selain itu, penangkapan juga dilakukan kepada 150 orang lanjut usia, 39 akademisi, 240 pasien dan orang cacat, dan 115 wartawan.  (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL