Tel Aviv, LiputanIslam.com—Polisi Israel melakukan pemeriksaan kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan istrinya Sara untuk pertama kalinya terkait kasus korupsi perusahaan telekomunikasi Bezeq.

Polisi memasuki rumah Netanyahu di kawasan pendudukan Yerusalem al-Quds pada Jumat (2/3/18) pagi, sementara istrinya diinterogasi di kota Lod.

Ini merupakan pertama kalinya Netanyahu diinvestigasi atas kasus bernama Case 4000 itu, di mana pemilik perusahaan Bezeq, Shaul Elovitch, diduga menginstruksikan situs berita Walla untuk memberikan liputan yang menguntungkan Netanyahu dan istrinya sebagai imbalan atas bantuan dari perusahaan itu.

Perusahaan tersebut namun menyangkal semua tuduhan kejahatan.

Elovitch, istrinya, dan dua rekan senior Netanyahu baru-baru ini ditahan selama penyelidikan oleh polisi.

Sementara itu, sejumlah demonstran Israel berkumpul di depan rumah Netanyahu dan menuntut sang perdana menteri untuk mundur dari jabatannya.

“Kami ingin melihat Netanyahu diadili, dan jika harus, masuk ke penjara atau pergi. Biarkan rakyat kita terbebas dari semua korupsi yang melingkari pemerintah dan para petingginya,” kata salah satu warga Israel, Shimrit Orr (72). (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*