tharoor pushkarNew Delhi, LiputanIslam.com — Polisi New Delhi India membantah klaim mantan menteri Shashi Tharoor terkait penyelidikan kematian istrinya Sunanda Pushkar yang oleh polisi tetapkan sebagai korban pembunuhan. Sebelumnya Tharoor mengklaim polisi telah memaksa pembantunya untuk membuat pengakuan palsu dengan menyebutkan istrinya dibunuh oleh Tharoor dan pembantunya itu.

“Saya telah berbicara dengan para aparat perihal pernyataan itu dan meyakini bahwa meski pembantu itu telah dipanggil, ia tidak pernah disiksa,” kata kepala polisi New Delhi BS Bassi kepada wartawan sebagaimana dilaporkan BBC News, Kamis (8/1).

Pernyataan itu disampaikan setelah bocornya surat yang ditulis Tharoor kepada kepolisian tentang adanya penyikssaan yang dialami pembantunya saat diperiksa polisi, hari Rabu (7/1).

Pada hari Selasa (6/1) kepolisian New Delhi menetapkan kasus kematian Pushkar yang terjadi tanggal 17 Januari 2014 diakibatkan oleh pembunuhan dengan racun. Pada saat itu Pushkar ditemukan tewas di sebuah hotel mewah di New Delhi.

Meski polisi tidak memberikan keterangan, beberapa sumber menyebutkan bahwa polisi bakal memeriksa Tharoor terkait dengan kasus situ.

Seusai pengumuman polisi tentang kasus kematian istrinya, Tharoor mengatakan bahwa dirinya tidak pernah berfikir negatif tentang kematian itu.

Dalam surat yang dikirim kepada kepolisian New Delhi bulan November tahun 2014 yang bocor ke publik, Tharoor menuduh polisi “berkali-kali menyerang secara fisik” pembantu rumahnya untuk mengakui bahwa Pushkar dibunuh oleh Tharoor dan dirinya.

Tharoor, seorang anggota parlemen dari partai Congress dan mantan Menteri SDA, menikahi Pushkar yang seorang pengusaha wanita sukses tahun 2010. Sebelum kematiannya publik India dihebohkan oleh beredarnya pesan di media sosial yang menyebutkan bahwa hubungan keduanya tengah renggang karena Tharoor terlibat affair dengan seorang jurnalis wanita asal Pakistan.

Keduanya membantah rumor tersebut dan meminta polisi memeriksa pembuah pesan menghebohkan itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*