proctorLondon, LiputanIslam.com — Polisi menggeledah rumah mantan anggota parlemen Inggris Harvey Proctor, terkait penyelidikan kasus pelecahan seksual terhadap anak-anak yang telah berlangsung lama.

Seperti dilaporkan BBC News, Kamis (5/3), polisi menggeledah rumah yang terletak di kawasan Belvoir Castle di Leicestershire itu, hari Rabu (4/3).

Penyelidikan tersebut untuk mengungkap dugaan jaringan penyedia anak-anak laki-laki bagi sekelompok kalangan atas pengidap kelainan seksual yang disebut ‘rent-boy ring’.

Harvey Proctor yang kini berumur 68 tahun membantah terlibat dalam kegiatan itu atau kegiatan pesta-pesta seks yang digelar oleh tokoh-tokoh penting Inggris. Kepada host BBC Radio 4 ‘Today’ ia mengatakan siap diperiksa polisi pada kesempatan pertama.

Kepolisian Metropolitan membenarkan pihaknya telah melakukan penggeledahan atas sebuah rumah di dekat Grantham.

Kepolisian tengah menggelar penyelidikan intensif yang diberi kode ‘Operasi Midland’ atas dugaan praktik pelecehan seksual terhadap anak-anak laki-laki oleh sekelompok orang yang berpengaruh dari kalangan politisi, militer, dan penegak hukum di berbagai lokasi di selatan Inggris dan di London pada tahun 1970-an dan 1980-an.

Penyelidikan itu kini difokuskan pada sebuah kawasan Dolphin Square di Pimlico di barat-daya London. Selain pelecehan seksual, 3 anak laki-laki diduga telah dibunuh oleh jaringan itu.

“Saya tidak pernah menjadi bagian dari jaringan ‘rent-boy ring’ dengan para anggota kabinet, politisi atau militer,” kata Proctor kepada BBC.

Ia juga membantah telah menghadiri pesta seks di Dolphin Square atau tempat-tempat lainnya. Namun ia percaya bahwa jaringan itu benar-benar ada.

“Saya percaya jumlah korbannya akan terus bertambah dan jumlah pelakunya semakin berkurang karena meninggal. Itulah masalahnya,” katanya.

Proctor menjadi anggota parlemen sejak tahun 1979 hingga tahun 1987.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*