Xinjiang-attackBeijing, LiputanIslam.com — Polisi Cina menembak mati 13 orang yang diduga anggota kelompok militan, setelah terjadinya serangan terhadap kantor polisi di Provinsi Xinjiang, Sabtu (21/6).

“Hari ini (21/6) para penjahat menubrukkan mobilnya ke kantor polisi di Kargilik,  Provinsi Xinjiang Kashgar dan meledakkan bom. Polisi melakukan tindakan balasan dan menembak mati 13 penjahat,” demikian pernyataan pemerintah daerah Tianshan dalam situs resminya sebagaimana dikutip kantor berita Iran Press TV.

Dalam serangan terhadap kantor polisi tersebut 3 orang polisi mengalami luka-luka. Namun tidak ada korban jiwa. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab atas serangan itu.

Provinsi Xinjiang yang 55% penduduknya adalah etnis muslim Uighur, selama bertahun-tahun telah menjadi ajang aksi-aksi kekerasan yang dilakukan kelompok militan separatis Uighur dan aparat keamanan Cina.

Meski para pemimpin etnis Uighur telah menyatakan tidak terkait dengan aksi-aksi kekerasan, otoritas keamanan selalu mengkaitkan mereka dengan aksi-aksis kekerasan yang terjadi.

Beberapa aksi kekerasan yang terjadi tahun ini adalah serangan bom di stasiun kereta api di Urumqi, aksi penikaman massal di stasiun Urumqi, dan pemboman di pusat perbelanjaan kota Urumqi yang semuanya menewaskan belasan orang. Urumqi adalah kota terbesar dan ibukota Provinsi Xinjiang.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL