traditional wedding6_1Beijing, LiputanIslam.com — Polisi Cina berhasil membekuk kawanan penjahat yang menjual wanita-wanita Burma ke Cina untuk dijadikan sebagai istri.

Sebagaimana dilansir BBC News, Selasa (25/11) mengutip kantor berita Cina Xinhua, sebanyak 14 wanita yang 5 di antaranya masih anak-anak berhasil dikembalikan ke Burma. Mereka disebut-sebut tertarik setelah diiming-imingi jalan-jalan dan bekerja di Cina, namun ternyata dijual dengan harga hingga 50.000 yuan atau sekitar Rp 70 juta.

POlisi berhasil menggagalkan penjualan mereka, setelah salah seorang di antara wanita itu memberitahu polisi saat mereka naik kereta api. Ia mengatakan kepada polisi, telah diculik di Burma dan dipaksa pergi ke Cina.

Sebagai dampak kebijakan “satu keluarga satu anak”, Cina mengalami kekurangan jumlah perempuan dibanding pria. Akibatnya, terutama di daerah-daerah pedesaan, para lelaki dewasa rela membayar untuk mendapatkan istri, dan perdagangan manusia menjadi bisnis yang menarik.

Xinhua melaporkan, setelah melalui penyelidikan insentif, sebanyak 30 tersangka pelaku perdagangan wanita telah ditangkap.

Pada bulan September, media Cina melaporkan bahwa polisi akan menangkapi para penyelenggara tur perjalanan khusus pria ke Asia Tenggara untuk mendapatkan “istri-istri asing”.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL